Senin, 14 Maret 2016

Dua Faktor “Vital” sebelum Menjalin Relationship



~Dua Faktor “Vital” sebelum Menjalin Relationship~
Apakah kamu masih jomblo dan merasa tidak bahagia?
Atau kamu sudah memiliki pasangan namun masih belum kunjung berbahagia juga?
Hemh... 4-5 tahun lalu sewaktu saya remaja saya pernah mengalami 2 fase di atas, dari kondisi buruk tersebut saya merenung, berdiskusi dan belajar melalui berbagai teman, seminar, dan buku suatu cara agar walaupun jomblo kita tetap bisa menjadi bahagia dan ketika sudah memiliki pasangan bertambah kebahagiaanya.
Alhamdulillah puji syukur kepada Tuhan YME atas petunjuk dari-Nya saya berhasil menemukan 2 hal penting. Dana saya berniat membagikan rahasianya sekarang secara GRATIS!!
Simak terus tulisan saya berikut ini.
Untuk kamu yang masih jomblo pasti sering ingin buru-buru mendapat pasangan yang sesuai kriteria, lalu kamu sering melakukan berbagai macam cara dan trik ini-itu saat melakukan pendekatan atau bahkan pengejaran demi mendapat wanita atau pria idaman kamu. Sebagian orang ada yang berhasil dan sebagian besar malah  gagal. Hahahhaha...
Untuk kamu yang sudah berhasil pun ternyata masih memiliki satu masalah lain lagi, yaitu berusaha susah-payah mempertahankan hubungan agar pasanganmu tetap setia mencintai kamu seterusnya.
Namun seperti apakah realita yang terjadi? Hari demi hari pasca mendapatkan status pacaran atau menikah kamu justru memiliki banyak drama dalam kehidupanmu dan mengalami berbagai macam penderitaan lagi yang lebih banyak dibandingkan ketika kamu masih jomblo dulu. Seperti : dilarang bermain dengan teman-teman yang lawan jenis, dilarang-larang melakukan hobi gilamu, wajib antar jemput, wajib laporan dsb. Hidupmu yang tadinya penuh kebebasan justru seolah sedang terjajah dan terbelenggu pasca menjalin suatu hubungan. Betul?
Kamu semua seolah tidak sadar bahwa tujuan sejati dari setiap apapun yang kamu lakukan adalah demi meraih kebahagiaan. Contoh : kamu kuliah tinggi-tinggi dengan harapan agar kamu pasca lulus mudah mendapatkan pekerjaan yang layak dengan gaji yang tinggi, kamu pun berbahagia. Kamu para wanita pergi ke salon tiap minggu perawatan body and facial berharap agar mendapat pria ganteng dan tajir melintir, kamu merasa bahagia. Kamu para suami banting tulang pergi pagi pulang petang  sampai sukses dibidang tertentu agar kamu bisa memenuhi keinginan-keinginanmu dan keluarga kecilmu, lalu kamu pasti berbahagia. Jadi sekali lagi saya ingatkan pada hakikatnya apapun yang kamu lakukan sebenarnya adalah untuk meraih kebahagiaan semata. Termasuk saat kamu mempunyai hasrat untuk menjalin suatu hubungan dengan pria atau wanita idamanmu yang kamu cari adalah sebuah kebahagiaan.
Pada kesempatan ini saya bukan bermaksud ingin menggurui kamu tentang masalah percintaan, namun hanya ingin berbagi sedikit ilmu saja yang semoga akan bermanfaat untuk kamu yang masih jomblo dan untuk kamu yang sedang dalam proses pendekatan atau bahkan kamu yang sudah memiliki pasangan.
Hmmh.. are you ready to continue reading Bro and Sist? ^_^
Pondasi atau faktor-faktor penting agar dapat berbahagia sebelum menjalin suatu hubungan yang akan saya jelaskan di bawah sudah terbukti pada diri saya dan beberapa teman-teman saya. Saya jamin ini juga akan berhasil sedikit banyak apabila diterapkan pada diri kamu. Hanya ada dua faktor saja. Kedua faktor ini amat sederhana dan mudah untuk diterapkan, diantaranya:
1.        Kamu harus mampu merasa bahagia secara mandiri!
Arti bahagia secara mandiri yang saya maksud adalah bukan orang lain yang menjadi penentu kebahagiaanmu. Namun, Tuhan dan diri kamu sendirilah penentu kebahagiaan itu! Sadar atau tidak ketika kamu terlalu mengejar pria atau wanita yang kamu taksir atau kamu suka, itu adalah pertanda kamu telah menggantungkan kebahagiaanmu kepada orang lain.

Ketika kamu telah berusaha ‘mati-matian’ untuk mendapatkan hatinya namun ternyata kamu di tolak, kamu akan merasa sedih tingkat dewa dan galau setinggi langit. Tolong diresapi kalimat saya yang di atas, apakah betul? Mudah-mudahan saya salah!
Itu adalah pengalaman saya dulu. Ketika dulu saya selalu berharap wanita idaman saya menjadi kekasih saya dan saya selalu di tolak. Saya merasakan dunia seperti kiamat. Makan tidak enak, tidur tidak nyenyak, hidup tidak bersemangat. Karena pasca penolakan diapun menjauh dan tidak mau lagi menghubungi saya.

Miris memang, maka dari itu belajar dari masa lalu saya tidak ingin teman-teman saya yang baik hatinya ini tidak mengalami hal yang sama seperti saya di masa lampau. Lalu bagaimana agar kita dapat bahagia secara mandiri?

Ada beberapa cara yang akan saya sampaikan secara detail pada tulisan saya berikutnya. Kali ini hanya saya sampaikan satu saja dahulu. Agar kamu dapat berbahagia secara mandiri adalah selain kamu beribadah secara taat kepada Tuhanmu, kamu melakukan passion yang kamu miliki setotal-totalnya.
Misal kamu menyeriusi hobby kamu dalam bermusik, berbisnis, atau seperti saya yaitu menulis.

Untuk dapat membantu kamu mengetahui apa passion kamu yang sesungguhnya, saya mengambil ilmu dari Trainer SuksesMulia Pak Jamil Azzaini. Menurut beliau caranya  adalah kamu menanyakan pada dirimu sendiri “hal apa saja yang akan kamu lakukan ketika uang, jodoh atau segala hal tentang keduniaan sudah tidak menjadi masalah lagi dalam hidupmu?”

Orang-orang hebat selalu melakukan passion tanpa memikirkan bayaran yang akan didapat, mereka murni hanya melampiaskan hasratnya dalam berpassion ria. Jadi, dengan kamu melakukan passionmu setiap hari kamu minimal tidak menjadi pengemis dan peminta-minta kebahagiaan atau cinta dari orang lain. Sekali lagi temukan passion hidupmu dan lakukan!

2.    Ketahui secara detail tipe wanita atau pria yang kamu suka!
Kalau kamu memilih seseorang menjadi kekasihmu melalui pertimbangan secara umum, misal hanya karena faktor fisik seperti ganteng, cantik, sexy, six pack, kaya, terkenal kamu tidak akan merasakan kebahagiaan lahir-batin dalam hubungan percintaanmu. Masa iya? Trust me! Kamu mungkin akan berbahagia namun hanya untuk sesaat (short term) tidak untuk waktu yang lama (long term).

Apakah ada pria jelek namun kekasihnya cantik?
Apakah ada wanita gendut tapi memilki kekasih yang tampan dan kaya?
Tentu ada.

Silahkan cari sendiri di google. Atau kamu lihat dengan mata kepala sendiri secara live. Kamu pergi ke tempat-tempat makan di mall sperti food court ketika jam makan siang atau makan malam. Kamu amati sekitarmu pasti kamu akan mendapati pasangan seperti  yang saya contohkan diatas. Kamu akan menemukan pasangan-pasangan yang secara fisik tidak cocok namun di sana terpancar kebahagiaan dari sikap, canda dan tawa diantara pasangan tersebut.

Jadi tugas kamu adalah jangan terburu-buru untuk mendekati wanita cantik atau pria ganteng sebelum kamu mengerti detail karakteristik sesungguhnya dari calon pasannganmu itu secara real bukan hanya dari topeng. Kamu boleh menulis hal –hal tentang yang sifatnya fisik atau karakter. Tapi ingat, minimal ada 2 karakter khusus yang kamu tulis dalam daftarmu tadi. Karena fisik dapat cepat berubah namun karakter sulit untuk di ubah. Merenunglah dari sekarang. Tulis minimal 5 sifat yang membuat kamu bahagia dengan pasanganmu kelak!
Sudah?
Bagus, Saya lanjutkan.

Jadi sebenarnya hal yang membuat orang-orang berhasil mempertahankan hubungan cintanya secara terus menerus adalah karena adanya pembawaan  karakter pasangan yang menarik. Agar kamu di cari bahkan di dekati oleh banyak pria atau wanita idamanmu kuncinya adalah kamu harus miliki karakter dan kepribadian yang menarik. Seperti apa caranya? Nantikan dalam tulisan-tulisan saya selanjutnya. Hehehee..
Terakhir jangan lupa untuk menerapkan 2 pondasi ini dalam kehidupanmu! Karena percuma saja apabila kamu melewatkan 2 hal yang mendasar ini, kemungkinan besar kehidupan atau hubungan percintaanmu akan kurang bahagia bahkan kembali gagal dan kamu akan kembali merasakan sakit hati.

Sekian dulu. Semoga bermanfaat.
See you on the next post
Save, like and share!

Author           : Pandu Priambodo                                              Mobile/WA: 085726141151
(Love and Relationship Consultant)
BBM : 5CE53535