~Dua Faktor
“Vital” sebelum Menjalin Relationship~
Apakah kamu masih jomblo dan merasa tidak bahagia?
Atau kamu sudah memiliki pasangan namun masih belum
kunjung berbahagia juga?
Hemh... 4-5 tahun lalu sewaktu saya
remaja saya pernah mengalami 2 fase di atas, dari kondisi buruk tersebut saya
merenung, berdiskusi dan belajar melalui berbagai teman, seminar, dan buku suatu
cara agar walaupun jomblo kita tetap bisa menjadi bahagia dan ketika sudah
memiliki pasangan bertambah kebahagiaanya.
Alhamdulillah puji syukur kepada Tuhan YME
atas petunjuk dari-Nya saya berhasil menemukan 2 hal penting. Dana saya berniat
membagikan rahasianya sekarang secara GRATIS!!
Simak terus tulisan saya berikut ini.
Untuk kamu yang masih jomblo pasti sering ingin
buru-buru mendapat pasangan yang sesuai kriteria, lalu kamu sering melakukan
berbagai macam cara dan trik ini-itu saat melakukan pendekatan atau bahkan
pengejaran demi mendapat wanita atau pria idaman kamu. Sebagian orang ada yang
berhasil dan sebagian besar malah gagal.
Hahahhaha...
Untuk kamu yang sudah berhasil pun ternyata masih
memiliki satu masalah lain lagi, yaitu berusaha susah-payah mempertahankan
hubungan agar pasanganmu tetap setia mencintai kamu seterusnya.
Namun seperti apakah realita yang terjadi? Hari demi
hari pasca mendapatkan status pacaran atau menikah kamu justru memiliki banyak
drama dalam kehidupanmu dan mengalami berbagai macam penderitaan lagi yang
lebih banyak dibandingkan ketika kamu masih jomblo dulu. Seperti : dilarang
bermain dengan teman-teman yang lawan jenis, dilarang-larang melakukan hobi
gilamu, wajib antar jemput, wajib laporan dsb. Hidupmu yang tadinya penuh
kebebasan justru seolah sedang terjajah dan terbelenggu pasca menjalin suatu
hubungan. Betul?
Kamu semua seolah tidak sadar bahwa tujuan sejati dari
setiap apapun yang kamu lakukan adalah demi meraih kebahagiaan. Contoh : kamu
kuliah tinggi-tinggi dengan harapan agar kamu pasca lulus mudah mendapatkan
pekerjaan yang layak dengan gaji yang tinggi, kamu pun berbahagia. Kamu para
wanita pergi ke salon tiap minggu perawatan body
and facial berharap agar mendapat pria ganteng dan tajir melintir, kamu
merasa bahagia. Kamu para suami banting tulang pergi pagi pulang petang sampai sukses dibidang tertentu agar kamu
bisa memenuhi keinginan-keinginanmu dan keluarga kecilmu, lalu kamu pasti
berbahagia. Jadi sekali lagi saya ingatkan pada hakikatnya apapun yang kamu
lakukan sebenarnya adalah untuk meraih kebahagiaan semata. Termasuk saat kamu
mempunyai hasrat untuk menjalin suatu hubungan dengan pria atau wanita idamanmu
yang kamu cari adalah sebuah kebahagiaan.
Pada kesempatan ini saya bukan bermaksud ingin
menggurui kamu tentang masalah percintaan, namun hanya ingin berbagi sedikit
ilmu saja yang semoga akan bermanfaat untuk kamu yang masih jomblo dan untuk
kamu yang sedang dalam proses pendekatan atau bahkan kamu yang sudah memiliki
pasangan.
Hmmh.. are you
ready to continue reading Bro and Sist? ^_^
Pondasi atau faktor-faktor penting agar dapat berbahagia
sebelum menjalin suatu hubungan yang akan saya jelaskan di bawah sudah terbukti
pada diri saya dan beberapa teman-teman saya. Saya jamin ini juga akan berhasil
sedikit banyak apabila diterapkan pada diri kamu. Hanya ada dua faktor saja.
Kedua faktor ini amat sederhana dan mudah untuk diterapkan, diantaranya:
1.
Kamu harus mampu merasa
bahagia secara mandiri!
Arti bahagia secara mandiri yang saya maksud adalah bukan orang lain yang
menjadi penentu kebahagiaanmu. Namun, Tuhan dan diri kamu sendirilah penentu
kebahagiaan itu! Sadar atau tidak ketika kamu terlalu mengejar pria atau wanita
yang kamu taksir atau kamu suka, itu adalah pertanda kamu telah menggantungkan
kebahagiaanmu kepada orang lain.
Ketika kamu telah berusaha ‘mati-matian’ untuk mendapatkan hatinya namun
ternyata kamu di tolak, kamu akan merasa sedih tingkat dewa dan galau setinggi
langit. Tolong diresapi kalimat saya yang di atas, apakah betul? Mudah-mudahan
saya salah!
Itu adalah pengalaman saya dulu. Ketika dulu saya selalu berharap wanita
idaman saya menjadi kekasih saya dan saya selalu di tolak. Saya merasakan dunia
seperti kiamat. Makan tidak enak, tidur tidak nyenyak, hidup tidak bersemangat.
Karena pasca penolakan diapun menjauh dan tidak mau lagi menghubungi saya.
Miris memang, maka dari itu belajar dari masa lalu saya tidak ingin
teman-teman saya yang baik hatinya ini tidak mengalami hal yang sama seperti
saya di masa lampau. Lalu bagaimana agar kita dapat bahagia secara mandiri?
Ada beberapa cara yang akan saya sampaikan secara detail pada tulisan
saya berikutnya. Kali ini hanya saya sampaikan satu saja dahulu. Agar kamu
dapat berbahagia secara mandiri adalah selain kamu beribadah secara taat kepada
Tuhanmu, kamu melakukan passion yang kamu miliki setotal-totalnya.
Misal kamu menyeriusi hobby kamu dalam bermusik, berbisnis, atau seperti
saya yaitu menulis.
Untuk dapat membantu kamu mengetahui apa passion kamu yang sesungguhnya,
saya mengambil ilmu dari Trainer SuksesMulia Pak Jamil Azzaini. Menurut beliau
caranya adalah kamu menanyakan pada
dirimu sendiri “hal apa saja yang akan kamu lakukan ketika uang, jodoh atau
segala hal tentang keduniaan sudah tidak menjadi masalah lagi dalam hidupmu?”
Orang-orang hebat selalu melakukan passion
tanpa memikirkan bayaran yang akan didapat, mereka murni hanya melampiaskan
hasratnya dalam berpassion ria. Jadi,
dengan kamu melakukan passionmu
setiap hari kamu minimal tidak menjadi pengemis dan peminta-minta kebahagiaan
atau cinta dari orang lain. Sekali lagi temukan passion hidupmu dan lakukan!
2.
Ketahui secara detail tipe
wanita atau pria yang kamu suka!
Kalau kamu memilih seseorang menjadi kekasihmu melalui pertimbangan secara
umum, misal hanya karena faktor fisik seperti ganteng, cantik, sexy, six pack,
kaya, terkenal kamu tidak akan merasakan kebahagiaan lahir-batin dalam hubungan
percintaanmu. Masa iya? Trust me!
Kamu mungkin akan berbahagia namun hanya untuk sesaat (short term) tidak untuk waktu yang lama (long term).
Apakah ada pria jelek namun kekasihnya cantik?
Apakah ada wanita gendut tapi memilki kekasih yang tampan dan kaya?
Tentu ada.
Silahkan cari sendiri di google. Atau kamu lihat dengan mata kepala
sendiri secara live. Kamu pergi ke tempat-tempat
makan di mall sperti food court
ketika jam makan siang atau makan malam. Kamu amati sekitarmu pasti kamu akan
mendapati pasangan seperti yang saya
contohkan diatas. Kamu akan menemukan pasangan-pasangan yang secara fisik tidak
cocok namun di sana terpancar kebahagiaan dari sikap, canda dan tawa diantara
pasangan tersebut.
Jadi tugas kamu adalah jangan terburu-buru untuk mendekati wanita cantik
atau pria ganteng sebelum kamu mengerti detail karakteristik sesungguhnya dari
calon pasannganmu itu secara real bukan hanya dari topeng. Kamu boleh menulis
hal –hal tentang yang sifatnya fisik atau karakter. Tapi ingat, minimal ada 2
karakter khusus yang kamu tulis dalam daftarmu tadi. Karena fisik dapat cepat berubah
namun karakter sulit untuk di ubah. Merenunglah dari sekarang. Tulis minimal 5
sifat yang membuat kamu bahagia dengan pasanganmu kelak!
Sudah?
Bagus, Saya lanjutkan.
Jadi sebenarnya hal yang membuat orang-orang berhasil mempertahankan
hubungan cintanya secara terus menerus adalah karena adanya pembawaan karakter pasangan yang menarik. Agar kamu di
cari bahkan di dekati oleh banyak pria atau wanita idamanmu kuncinya adalah kamu
harus miliki karakter dan kepribadian yang menarik. Seperti apa caranya? Nantikan
dalam tulisan-tulisan saya selanjutnya. Hehehee..
Terakhir
jangan lupa untuk menerapkan 2 pondasi ini dalam kehidupanmu! Karena percuma
saja apabila kamu melewatkan 2 hal yang mendasar ini, kemungkinan besar
kehidupan atau hubungan percintaanmu akan kurang bahagia bahkan kembali gagal
dan kamu akan kembali merasakan sakit hati.
Sekian dulu. Semoga bermanfaat.
See you on the next post
Save, like and share!
Author : Pandu Priambodo Mobile/WA: 085726141151
BBM :
5CE53535